Bedah Anatomi Tiny Habits: Perilaku Kecil yang Mengubah Hidup
"Tiny Habits: The Small Changes That Change Everything" karya BJ Fogg yang memang sangat perlu kita ulik per lembarnya. Kalian tahu siapa itu BJ Fogg? Beliau merupakan seseorang yang mendirikan Desain Perilaku di Stanford University yang memperkenalkan konsep "Tiny Habits" sebagai cara untuk membuat perubahan kecil yang berdampak besar dalam hidup kita. Dia berpendapat bahwa kebiasaan kecil lebih mudah diadopsi dan dipertahankan daripada perubahan besar. Kali ini penulis ingin memberikan new insight yang ada di buku ini.
Bagian 1: Membangun Kebiasaan Kecil
Fogg menjelaskan bahwa kebiasaan kecil adalah tindakan yang sangat sederhana, sehingga hampir tidak memerlukan usaha untuk melakukannya. Ada formula kebiasaan menurut Fogg yaitu terdiri dari tiga elemen: Prompt (rangsangan), Ability (kemampuan), dan Motivation (motivasi). Ketiga elemen ini harus ada agar sebuah kebiasaan dapat terbentuk. Fogg memberikan panduan langkah demi langkah untuk mengidentifikasi kebiasaan kecil yang ingin dibangun dan bagaimana mengaitkannya dengan kebiasaan yang sudah ada.Misalnya dalam bukunya di halaman 401 Fogg memberikan panduan untuk mengurangi stress yaitu:
"Setelah memulai olahraga, saya akan berkata "kedamaian adalah setiap langkah"
Hal sederhana yang mungkin bagi sebagian orang adalah hal yang tidak penting, tapi menurut Fogg dengan cara kita berpikir dengan positif maka energi dalam tubuh pun akan merespon hal-hal disekitar dengan hal-hal yang baik.
Bagian 2: Menciptakan Perubahan Positif
Strategi Mengubah Kebiasaan: Buku ini menguraikan berbagai strategi untuk mempermudah adopsi kebiasaan baru, seperti membuat kebiasaan menjadi lebih mudah, meningkatkan motivasi, dan mencari pemicu yang tepat. Contoh studi kasus dalam mengubah kebiasaan
Membaca Lebih Banyak Buku
Individu: Sarah, seorang ibu rumah tangga
Kebiasaan Kecil: Membaca satu halaman buku setiap malam sebelum tidur
Proses:
- Prompt: Sarah memutuskan untuk menaruh buku di meja samping tempat tidurnya, sehingga setiap kali dia pergi tidur, dia teringat untuk membaca.
- Ability: Dengan hanya membaca satu halaman, tugas ini menjadi sangat mudah dan tidak memerlukan banyak waktu.
- Motivation: Seiring waktu, Sarah mulai menikmati waktu membaca ini dan seringkali membaca lebih dari satu halaman.
- Hasil: Kebiasaan kecil ini membantu Sarah menyelesaikan lebih banyak buku dalam setahun dibandingkan sebelumnya.
Bagian 3: Mengatasi Hambatan
BJ Fogg dalam bukunya "Tiny Habits: The Small Changes That Change Everything" memberikan beberapa tips untuk mengatasi kegagalan dalam membangun kebiasaan baru:
- Anggap Kegagalan Sebagai Pembelajaran
- Mulai Kembali dengan Kebiasaan yang Lebih Kecil
Skala yang Lebih Kecil: Jika kebiasaan yang ingin dibangun terasa sulit, coba kurangi skalanya. Misalnya, jika tujuan awal adalah berolahraga selama 30 menit sehari mulailah dengan hanya 5 menit atau bahkan satu menit.
- Identifikasi Pemicu yang Lebih Baik
Pemicu yang Tepat: Kegagalan sering terjadi karena pemicu yang tidak efektif. Coba identifikasi pemicu yang lebih sesuai dengan rutinitas harian.
- Sesuaikan Ekspektasi
Realistis: Jangan berharap perubahan besar dalam waktu singkat. Ekspektasi yang realistis akan membantu menjaga motivasi dan mengurangi perasaan gagal.
- Berikan Diri Penghargaan
Penghargaan Diri: Berikan diri kamu penghargaan kecil setiap kali berhasil melakukan kebiasaan baru. Penghargaan ini bisa berupa kata-kata pujian, melakukan sesuatu yang disukai, atau sekadar merasa bangga dengan pencapaian kecil.
- Cari Dukungan
Komunitas atau Teman: Bergabung dengan komunitas atau meminta dukungan dari teman dapat memberikan motivasi tambahan dan bantuan saat menghadapi kegagalan.
Dengan menerapkan pendekatan ini, Fogg menekankan bahwa kegagalan bukanlah akhir dari usaha, tetapi bagian dari proses menuju perubahan yang lebih baik.
Sumber: Tiny Habits: BJ FOGG, PhD
Komentar
Posting Komentar